ACID (2023) mengisahkan tentang Michal (Guillaume Canet), seorang ayah temperamental dengan masa lalu hukum yang kelam, yang harus berjuang memperbaiki hubungan dingin dengan mantan istrinya, Elise (Laetitia Dosch), dan putri remaja mereka, Selma (Patience Munchenbach). Di tengah konflik keluarga yang belum usai, dunia tiba-tiba dilanda fenomena alam mengerikan akibat perubahan iklim ekstrem, terbentuknya awan hitam aneh yang membawa hujan asam mematikan dengan tingkat korosi luar biasa.
Saat hujan mulai turun, setiap tetesan air berubah menjadi senjata kimia yang mampu melarutkan logam, menghancurkan bangunan, dan menghanguskan kulit manusia dalam sekejap. Michal segera menjemput keluarga kecilnya untuk memulai pelarian mencekam melintasi Prancis yang mulai lumpuh dan mencair. Di tengah kepanikan massal dan lingkungan yang berubah menjadi racun, keluarga yang sebelumnya terpecah oleh ego ini dipaksa bersatu kembali demi satu tujuan, bertahan hidup.
Sepanjang perjalanan, mereka harus menghadapi rintangan fisik yang berat dan ujian mental yang menguras emosi. Michal dipaksa menekan insting kerasnya demi melindungi Selma, sementara mereka terus bergerak mencari tempat perlindungan yang lebih stabil sebelum langit benar-benar menghancurkan segalanya. Perjalanan ini pada akhirnya bukan sekadar tentang melarikan diri dari bencana, melainkan upaya sebuah keluarga untuk menemukan kembali jalur komunikasi dan ikatan kasih sayang di tengah dunia yang perlahan-lahan runtuh di sekitar mereka.